Tampilkan postingan dengan label buku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label buku. Tampilkan semua postingan

21/07/10

Buku Baru: Rashomon Gate (Gerbang Rashomon) karya Ingrid J. Parker

Seorang gadis terbunuh dan seorang pria tua lenyap secara misterius.
Serangkaian kasus tadi terjadi setelah teman lama Akitada, Profesor Hirata,
memanggilnya untuk menyelidiki teka-teki surat kaleng yang ditujukan kepada
salah satu koleganya di Universitas Kekaisaran.

Dengan menyamar sebagai Asisten Profesor, Akitada beserta Seimei dan Tora
memulai penyelidikan dari asal keberadaan surat kaleng. Ketika Akitada
berusaha menyelidiki orang-orang yang terlibat didalamnya, terjadilah
pembunuhan beruntun yang bersamaan dengan itu, saksi-saksi penting kasus
tersebut menghilang secara tiba-tiba.

Apakah pembunuhan berantai tersebut terkait dengan kasus surat kaleng yang
sedang diselidiki Akitada ataukah hanya kebetulan semata? Atau ada
konspirasi lain yang ditujukan bagi Akitada?

Dengan latar belakang Kota Kyoto-Jepang abad 11, kita akan menyaksikan
kejeniusan dan ketelitian sang samurai detektif, Sugawara Akitada, dalam
memecahkan kasus-kasus tersebut. Kita juga akan tertantang dan ikut
menduga-duga kisah akhir buku ini.

Pujian:

"Sebuah prosedural penyelidikan yang mengagumkan . mengalir selembut
secangkir sake dengan akhir kisah yang cermat."

- San Francisco Chronicle

Judul Buku: Rashomon Gate
Penulis: I. J. Parker
Kategori: Novel - Fiksi
Segmen: Remaja
Jumlah Halaman: 573
Dimensi Buku: 13,5 x 20,5 cm
Harga: Rp 69.900
ISBN: 978-979-1924-05-4
Penerbit: Kantera

Lebih detail:
http://bambujatidistribusi.wordpress.com/2010/06/08/rashomon-gate/

20/10/08

The Last Window Giraffe

Kami mengundang Anda untuk mengikuti bedah buku dan diskusi menarik tentang The Last Window Giraffe, bersama Peter Zilahy (Si penulis), pada:

Konferensi Pers
Senin, 20 Oktober 2008, jam 18:30

Kedai Kebun Forum (KKF)
Jl. Tirtodipuran No. 3 Yogyakarta

Bedah Buku dan Diskusi
Senin, 20 Oktober 2008, jam 19:00
Di KKF, Jl. Tirtodipuran No.3 Yogyakarta

Bagaimana jadinya jika kamus dijadikan format untuk penulisan sebuah novel? Seperti menyatukan minyak dan air, menyatukan dua hal yang sangat berbeda. Tapi, inilah yang berhasil dilakukan Peter Zilahy, penulis muda asal Hungaria. Ia menuliskan novel The Last Window Giraffe dengan mengambil bentuk Ablak Zsiraff, buku belajar membaca bagi anak-anak Hungaria. A atau Ablak adalah Jendela, merupakan abjad pertama yang mengantarkan anak-anak berpetualang menjelajahi kenikmatan berbahasa, sementara Z atau Zsiraff adalah Jerapah yang menjadi penutup perjalanan mereka, tetapi sekaligus mengantarkan ke sebuah masa baru, masa di mana hidup kerap diterjemahkan ke dalam aksara.

Seperti ini pulalah Zilahy menceritakan demonstrasi di Belgrade 1996 � 1997. Demonstrasi ini tidaklah berdiri sendiri, ada begitu banyak kisah yang melatarinya. Tarik mundurlah terus, terus, dan terus, maka akan muncul kisah gidup dan kepemimpinan Tito. Kemudian, kita akan diajak mundur semakin jauh hingga ke pertempuran Ladang Burung-Burung Hitam di abad ke-14. Di balik sebuah kisah, kisah-kisah lain menanti. Di balik kisah-kisah itu pula, masih ada kisah-kisah lain yang harus disimak. Intinya, sebuah cerita tak bisa dipahami secara terpisah. Dibutuhkan pemahaman secara integral untuk mendapatkan pemaknaan yang utuh.

Lebih menarik lagi karena novel ini dihiasi berbagi foto berwarna hasil jepretan Zilahy sendiri, sehingga jika dilihat sepintas, tak pelak orang akan menyebutnya
kamus. Memang Zilahy dikenal sebgai seniman serbabisa. Berangkat dari kepenyairan, ia menulis novel ini tanpa meninggalkan asalnya. Karya prosa dan puisinya telah diterjemahkan ke banyak bahasa. Penampilan panggungnya pun kerap melibatkan fotografi dan media interaktif. Kumpulan puisinya, Statue Under a White Sheet Ready to Jump, diterbitkan 1993 dan memenangkan M�ricz Zsigmond Prize.

Namun, dari sekian banyak karya luar biasanya, novel kamus inilah, The Last Window Giraffe,yang paling banyak mencuri perhatian khalayak sastra internasional. Diterbitkan pada tahun 1998 dan telah diterjemahkan ke dalam 19 bahasa, novel ini
meraih banyak penghargaan, salah satunya adalah The Book of the Year Prize di Ukraina 2003. Keping cakram novel ini bahkan sudah beredar di 28 negara.

Informasi lebih lanjut
silakan hubungi:
Bentang Pustaka
Jl. Pandega Padma 19 Yogyakarta
Telp. 0274 � 517 373